Pendidikan Indonesia
July 2, 2009 at 6:08 pm | blog, Endonesia | 8 comments
Ada yang menarik saat aku buka fesbuk hari ini, stastusnya isnuansa yang blognya lagi nggak karuan nggak bisa keakses. karena ke utak atik sendiri…. Cepet sembuh yah..
. Tulisanya kira-kira begini nih….
Lulus UN dengan nilai 8.8 dan juara 1 di kelas unggulan SMA terbaik Kab, belum cukup membuatnya diterima PTN. Ada apa dengan sistem pendidikan kita? Bakal calon mahasiswa seperti apa yang bisa masuk kuliah? –Yang uang hasil korupsi orang tuanya cukup untuk menyogok?–
Ternyata negara ini masih aneh seperti kemaren-kemaren. Belum lagi keponakanku yang kemaren curhat kerumah. Yang gara-gara sekolahnya sekolah baru. Kemungkinan membuat iri sekolah lain pa giman saya juga nggak tahu. Saat pengkoreksian nilai ternyata nilai murid-murid sekolah itu bagus dan akhirnya ujian Akhir diulang. Setelah di ulang terbukti bahwa nilai masih bagus. Dan hasil pengkoreksian manual oleh guru yang di lakukan diam2 hasilnya memang memuaskan. Akan tetapi……! Pada saat pembagian niali kemaren. Hasil cetakan nilainya rata-rata di bawah tujuh. Bahkan guru-guru sekolah baru itupun sempet di buat bingung oleh hal ini. Ada skenario apa sehingga terjadi seperti ini.
Masih banyak keanehan-keanehan negara ini beberapa waktu yang lalu juga terjadi seperti kasusnya ibu prita, Koh seng seng, Siti hajar yang beritanya dikalahkan kehebohan berita manohara dan cici paramida yang di eksploitasi media. Kembali ke masalah pendidikan. Seperti yang kita sering denger iklanya di tipi, Sekolah gratis ada dimana… mana….!. Koq kayaknya saya kurang sreg yah… Soale kemaren tetangga ndaftar sekolah biayanya masih selanget jeh.. Karena nggak bisa masuk ke sekolah negri..lalu di mana letak gratisnya… Katanya dimana-mana. yang namanya gratis harusnya free 100% ya nggak…?. Karena say lihat sebenarnya masih banyak kaum di bawah pendapatan rata-rata yang yang ingni sekalu bersekolah namun walaupun gratis tapi mereka belum mampu menanggung biaya masuknya. Bukankah fakir miskin dan anak terlantar seharusnya menjadi tanggung jawab negara.? Kapan lagi negara ini maju kalo pendidikan di manipulasi terus menerus. Dunia pendidikan di jadikan ladang bisnis dan sudah menjadi rahasia umum bagi mereka di kalangan menegah ke atas dan yang kalangan bawahpun juga tahu tapi bungkam. Terbungkam walau kadang tak diam… Berbicara tapi tak bersuara.. (doh) gimana anak cucuku bisa maju…
Mohon maaf bagi yang kesindir, atau merasa tidak nyaman dengan tulisan ini. Cuman dari pada eneg di perut dan ngganjel di hati mendingan saya muntahin tulisin disini.
itu yg disebut dengan komersialisasi pendidikan…
akhirnya pendidikan jadi industri…
.-= itempoeti´s last blog ..Sembelit Award =-.
misi pendidikan sekarang untuk bisnis jadi ya kayak gitu. yang punya uang yang bisa sekolah.
.-= endar´s last blog ..LIBURAN di OWABONG =-.
@GeLZa Karena “mereka” butuh makan.. dll (katanya..)
@andy.web.id Iya ora enak mengko dadi kakus eh kasus
.-= omagus´s last blog ..Dapet award… =-.
masih ada test lanjutan, dan seringkali siswa bernilai tinggi salah strategi di situ.
*ops, masih ada lagi, tapi itu urusan belakang, nggak enak dibicarakan di sini, hihihi*
.-= andy.web.id´s last blog ..Menulis Blog dari Post Blog Entry =-.
yap….
begitulah
katanya sih gratis..
tapi cuma bayaran perbulan doank
trus
biaya yang lainnya dinaikin beribu kali lipat
contohnya uang gedung sekolah negri kok bisa sampe 8 juta???
tanya kenapa….
.-= GeLZa´s last blog ..Elza =-.
[...] omagus [...]
inilah jika dunia pendidikan sudah mulai dijadikan lahan bisnis, dimanipulasi, ……….. anak didik (pelajar, mhs) hanya akan jadi korban alam ranah ini,,,,, kasihan mereka,
.-= ircham´s last blog ..Setahun Yang Lalu (2) =-.
pemerintah dah abis duit 200 trilyun lebih biar pendidikan negeri ini maju, ehhh sistem pendidikannya yg error